Minggu, 12 Juni 2016

perkembangan masa kanak-kanak, remaja dan dewasa

Masa Anak-Anak
Setelah usia 2 – 5 tahun disebut masa kanak-kanak manusia atau balita. Pada usia ini anak sudah mampu berbicara & mengenal lingkungannya. Setelah usia 5 tahun, anak sudah mampu bersosialisasi dan mulai sekolah. Masa ini merupakan masa anak-anak, yaitu masa anak mengalami perkembangan yang luar biasa. Anak dapat berbicara & berkomunikasi dengan sesamanya. Kerja otaknya makin baik sehingga anak mulai dapat berpikir & bersikap.
Masa Remaja
Setelah mengalami masa anak-anak, manusia mengalami masa remaja. Saat masa remaja, manusia berusia belasan tahun. Saat masa peralihan manusia dari anak-anak menuju manusia remaja, manusia mengalami pertumbuhan serta pekembangan penting menyangkut organ reproduksi (alat perkembangbiakan). Masa ini sering disebut masa pubertas manusia atau akil balig. Pada anak perempuan, pubertas berlangsung antara usia 9 – 13 tahun. Di masa tersebut anak perempuan mengalami perubahan fisik dan psikologis yang berkaitan dengan perkembangan organ-organ reproduksinya. Pada anak laki-laki, pubertas berlangsung antara usia 10 – 14 tahun. Pada masa tersebut anak laki-laki juga mengalami perubahan fisik. Pada masa remaja ini manusia mengalami pertumbuhan serta perkembangan yang sangat pesat.
Masa remaja adalah masa perkembangan yang terjadi pada masa manusia menuju dewasa. Pada masa ini, seorang manusia remaja akan mulai merasakan ketertarikan dengan lawan jenisnya.
Masa Dewasa
Setelah akhir masa remaja, manusia mengalami masa dewasa. Pada masa ini pertumbuhan manusia sudah sampai pada puncaknya. Pada manusia dewasa, kerja otaknya berfungsi amat baik sehingga dapat memutuskan & melaksanakan pilihan terbaik dalam hidupnya.


                         SUKSES TERBESAR DIDALAM HIDUP SAYA

                                         Oleh: Marselina  Rohi

     Waktu saya SD kelas III saya pernah raih juara I  itu adalah suatu kebanggaan dalam hidup saya  dan sampai di SMP saya tidak pernah mendapatkan juara, walaupun begitu saya tetap belajar dan terus berusaha hingga sekolahku selesai.
    Sesudah saya mendengarkan hasil di SMA orang tua saya bertanya apakah kamu mau melanjutkan kuliah saya menjawab, saya mau melanjutkan kuliah dan saya langsung bertanya kepada kedua orang tuaku apakah Bapak,Mama mampu membiayai perkuliahanku sedangkan Kakak belum selesai, orang tua saya menjawab kamu jangan khawatir kita sama-sama bantu di dalam doa dan terus bekerja berkat pasti ada. 
     Setelah saya mendengar semua pembicaraan dari orang tuaku saya senang sekali masih bisa melanjutkan sekolah  ini adalah kebanggaan yang pernah saya rasakan dan juga suatu kebahagiaan didalam hidupku yang Tuhan kasih. Dan saya sangat bersyukur, karena Tuhan menitipkan orang tua yang begitu semangat  untuk menyekolahkan saya walaupun kehidupan kami pas-pasan.

    Sebagai seorang berlatar belakang sederhana saya mungkin tidak bisa melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi, tetapi karena begitu banyak dukungan dari keluarga akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan akhirnya saya berhasil masuk ke Perguruan Tinggi dan saya menganggap bahwa itu adalah kesuksesan terbesar dalam hidupku  hingga saat ini. Walaupun banyak masalah yang saya hadapi dalam proses perkuliahan saya tapi saya tidak berputus asa melainkan saya berusaha terus dan belajar, tidak mengecewakan orang tua saya, dan terus untuk melangkah lebih maju dan jadi orang yang sukses dengan IPK yang tinggi dan membahagiakan kedua orang tuaku kedepannya. Dan inilah kesuksesan terbesar yang saya raih saat ini. 

Jumat, 13 Mei 2016

Pentingnya Mempelajari Nilai Moral

Pentingnya Mempelajari Nilai Moral


Dalam dunia pendidikan tentu kita tahu bahwa nilai moral sangat penting di pelajari begitu pula dengan nilai- nilai kehidupan lainnya. Nilai-nilai kehidupan itu sendiri ialah norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat misalnya adat, kebiasaan dan sopan santun. Moral juga menjelaskan ajaran tentang baik buruk dari sikap dan perbuatan seseorang (akhlak dan kewajiban). Dan moral itu mengatur segala perbutan yang bernilai baik  perlu diikuti, sedangkan yang tidak baik perlu dihindari. Moral berkaitan dengan kemampuan untuk membedakan antara perbuatan yang benar dan salah.